Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan

sumber gambar : luar-negeri.kompasiana.com

Hidup di dunia memang penuh dengan resiko. Mulai dari resiko sakit, kecelakaan, kerugian bahkan sampai kematian. Resiko seperti kematian memang tidak bisa dihindari. Namun, jika kita bisa meminimalisasi suatu resiko,kenapa tidak?

Lalu bagaimana caranya?

Salah satunya adalah dengan mengikutsertakan diri dalam program asuransi. Saya yang berlatar belakang pendidikan bidang ekonomi  sudah tidak asing dengan istilah asuransi. Namun, mungkin ada sebagian orang yang masih awam dengan istilah asuransi.

Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Ada banyak jenis asuransi seperti asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, kerugian, dll.  Banyak orang yang lebih mementingkan untuk mengasuransikan harta bendanya dibanding dengan jiwanya. Sebagian orang menganggap bahwa hidup dan matinya manusia adalah sebuah takdir. Mengapa jiwa manusia(kematian) harus diasuransikan? Padahal kematian seseorang adalah sesuatu yang pasti terjadi dan merupakan takdir Tuhan.

Lalu timbul pertanyaan “Kematian adalah sesuatu yang pasti terjadi, kenapa kematian bisa diasuransikan?”

Kematian manusia memang suatu hal yang pasti terjadi, tapi kapan kematian itu datang hal itu diluar kendali manusia, sehingga saat terjadinya peristiwa kematian yang betul-betul mengandung ketidakpastian inilah yang menyebabkannya kematian dapat diasuransikan.

Resiko hidup yang dihadapi setiap orang itu pasti berbeda. Banyak alasan yang membuat seseorang memilih jenis asuransi. Pilihan jenis asuransi biasanya tergantung dari keuangan dan tujuan hidup yang dimiliki seseorang.

Seseorang yang berpenghasilan tinggi pastinya akan lebih banyak memilih jenis asuransi, seperti asuransi jiwa, kerugian, pendidikan, kesehatan, dll. Semua itu dilakukan agar bisa meminimalisasi dampak kerugian yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Bagaimana dengan seseorang yang berpenghasilan sedang?

Mereka yang berpenghasilan sedang pasti akan memilih asuransi yang paling penting saja dalam hidupnya sesuai dengan anggaran keuangan yang dimilikinya. Biasanya tidak banyak yang dipilih seperti asuransi jiwa saja atau asuransi pendidikan saja.

Lalu yang berpenghasilan rendah apakah akan mengikutsertakan diri dalam asuransi?

Kemungkinan untuk ikut asuransi sangat kecil bahkan dapat dipastikan mereka tidak akan ikut dalam program asuransi. Mengapa demikian? Untuk makan sehari-hari saja masih kurang, bagaimana mungkin bisa ikut program asuransi.

Bukan hanya individu saja yang bisa ikut program asuransi, perusahaan pun juga bisa diasuransikan. Bagi perusahaan, asuransi itu merupakan sarana untuk menghadapi berbagai resiko, seperti kebakaran gedung, hilangnya barang, kerugian perusahaan, dan sebagainya yang bisa mengganggu kelangsungan hidup perusahaan.

Asuransi itu sangat penting dalam kehidupan. Banyak sekali manfaat yang diberikan  asuransi.

“Industri asuransi semakin berperan dalam menyejahterakan perekonomian Indonesia. Asuransi itu banyak memberikan manfaat baik secara individu, masyarakat, dan perekonomian negara,” kata Agus, saat memberikan sambutan, pada perayaan “Insurance Day”, di Kompleks TVRI Jakarta, Minggu (21/10/2012).

Manfaat bagi tertanggung:

  • Memberikan rasa aman dan perlindungan
  • Pendistribusian biaya dan manfaat yang lebih adil
  • Polis asuransi dapat dijadikan jaminan memperoleh kredit dan dapat dijadikan sebagai kelengkapan memperoleh kredit
  • Berfungsi sebagai tabungan dan sumber pendapatan

Manfaat bagi penanggung:

  • Mendorong kegiatan peningkatan usaha
  • Memperoleh keuntungan

Manfaat bagi pemerintah :

  • Mendorong peningkatan investasi diberbagai bidang usaha
  • Mendorong peningkatan kesempatan kerja
  • Meningkatkan penerimaan pajak

Industri asuransi di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat dari tahun ke tahun hal itu bisa dilihat dari angka-angka pertembuhan pada tahun 2011 yang lalu.

Berdasarkan laporan bisnis industri asuransi hingga 2011, investasi perusahaan asuransi jiwa sebesar Rp 200,39 triliun, naik hampir 20 persen. Sementara, asuransi umum naik 18 persen menjadi Rp 39,47 triliun. Aset asuransi jiwa juga naik signifikan menjadi Rp 225,54 triliun atau naik hampir 20 persen dan aset asuransi umum naik 17 persen ke Rp 53,76 triliun. Klaim dan manfaat yang dibayarkan juga meningkat. Khusus asuransi jiwa, hingga pertengahan tahun 2012 yang telah dibayarkan sebesar Rp 29 triliun atau naik 14 persen. Pada periode yang sama, klaim bruto asuransi umum naik 18 persen menjadi Rp 7,28 triliun.

Dengan meningkatnya industri asuransi di Indonesia meningkat pula perkembangan ekonomi Indonesia. Penerimaan negara menjadi semakin bertambah dengan adanya pembayaran pajak dari perusahaan asuransi, hal yang tidak kalah pentingnya adalah peningkatan kesempatan kerja untuk masyarakat. Dengan meningkatnya bisnis jasa asuransi maka kesempatan kerja yang diciptakanpun semakin luas.

Dengan melihat banyaknya manfaat yang diberikan dari auransi, Ayo kita berasuransi demi masa depan yang lebih baik!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s