Peran Ekonomi Kreatif bagi Perekonomian Negara

Semua pasti kenal dong dengan tokoh kartun angry bird dan shaun the sheep. Mereka adalah dua tokoh kartun yang sedang naik daun saat ini. Hampir diseluruh belahan dunia mengenal mereka. Bentuknya  yang lucu, imut, dan menarik membuat anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan orang tua menyukainya. Tokoh shaun the sheep lebih dikenal lewat serial kartunnya. Sedangkan angry birds dikenal lewat games-gamesnya. Ya, dua tokoh kartun tersebut merupakan contoh produk ekonomi kreatif.  Bukan hanya dalam bentuk serial kartun atau games, mereka banyak dijumpai dalam bentuk boneka, gantungan kunci, sandal, bantal, dll. Hampir di semua jenis toko kita dapat menjumpainya. Dua produk dari Inggris dan Amerika yang sesungguhnya bisa dijadikan contoh untuk pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Menurut John Howkins ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi dimana dari segi input dan output-nya berasal dari gagasan. Melalui gagasan dan ide kemudian melahirkan penemuan dan inovasi baru.

Ekonomi kreatif dapat berbentuk sebuah karya seni seperti film, karya sastra, lukisan, kerajinan, musik, dll. Di Indonesia sendiri ekonomi kreatif sudah berkembang sejak pemerintah menggecarkan cara untuk meningkatkan daya saing produk nasional dalam menghadapi pasar global. Banyak sekali produk-produk ekonomi kreatif dalam negeri yang sudah dikenal di mancangera. Salah satunya adalah batik.

Siapa sih yang ga kenal batik? Batik adalah ekspresi budaya yang memiliki makna simbolis yang unik dan nilai estetika yang tinggi bagi masyarakat Indonesia. Batik memang sudah ada sejak lama di Indonesia, tetapi menjadi bertambah populer ketika United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia (World Heritage) pada tanggal 2 Oktober 2009 dan tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Batik.

Batik memberikan kontribusi yang tinggi bagi perekonomian Indonesia. Dari jumlah nilai 200 miliar US Dollar ekspor Indonesia yang ada saat ini, batik menyumbangkan 700 hingga 800 juta Us Dollar. Angka yang sangat fantastis.

Dalam pengembangan ekonomi kreatif, Indonesia harus belajar dari negara-negara maju, seperti Amerika dengan film Hollywoodnya, India dengan film Bollywoodnya, Jepang dengan animasi kartunnya, korea dengan industri musiknya, dll.

Ekonomi kreatif di Indonesia sebenarnya cukup memegang peranan yang penting bagi negara. Industri kreatif telah menyumbang Rp 104,4 triliun, atau rata-rata 4,75% terhadap GNP ( Gross National Product). Jumlah ini melebihi sumbangan sektor listrik, gas dan air bersih. Tiga subsektor yang memberikan kontribusi paling besar nasional adalah fashion 30%, kerajinan 23% dan periklanan 18 %. Namun, sepertinya campur tangan pemerintah masih kurang dalam mengembangkan ekonomi kraetif. Pasalnya pemerintah lebih fokus kepada sektor fiskal, manufaktur, migas, dan agrobisnis.

Seandainya ekonomi kreatif lebih diperhatikan oleh pemerintah, sumbangan untuk GNP negara akan semakin besar jumlahnya. Selain menguntungkan bagi perekonomian negara ekonomi kreatif ternyata secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Banyak pengangguran yang bisa dipekerjakan karena adanya industri ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif tergantung dengan faktor manusianya. Dibutuhkan imajinasi yang tinggi dan inovasi dalam menciptakan produk-produk kreatif. Produk hasil imajinasi akan bernilai ekonomi.

Dengan dana APBN yang dimiliki negara setiap tahunnya, seharusnya ekonomi kreatif dapat berkembang secara pesat.

Bayangkan saja masa depan Indonesia akan seperti apa jika negara ini dipenuhi dengan orang-orang berimajinasi tinggi yang mampu menciptakan produk-produk kreatif. Sungguh luar biasa.

“So, Be a creative and welcome to the world of creative economy”

 

 

One thought on “Peran Ekonomi Kreatif bagi Perekonomian Negara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s