Jokowi Galau Bangun 6 Tol DKI, Ini Tanggapan Kontraktor

Jakarta – Kontraktor pemegang konsesi 6 ruas jalan tol dalam kota DKI PT Jakarta Toll Development (JTD) mengaku proses pembangunan 6 ruas jalan tol jalan terus, meskipun Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) masih galau.

Presiden Direktur PT JTD Frans Sunito menegaskan, dirinya mendukung pembangunan transportasi massal di DKI. Namun, di satu sisi dia mengatakan, pembangunan tol ini harus dibangun karena kondisi jalan di Jakarta mengalami kekurangan.

“Jangan dipertentangkan antara jalan dan transportasi massal. Saya dari dulu mendukung transportasi massal. Karena itu yang harus dominan, tapi jalan tetap kurang. Harus tetap dibangun,” ungkap Frans saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Rabu (14/11/12).

“Tolong digarisbawahi, meskipun transportasi dibangun besar-besaran, tetap jalan akan kurang karena mobil banyak sekali,” imbuh Frans.

Dia beralasan, transportasi massal dibangun dengan menggunakan anggaran pemerintah. Sedangkan untuk jalan tol dibangun menggunakan anggaran dari pihak swasta sehingga tidak membebankan pemerintah dalam hal finansial.

“Jalan harus tetap dibangun, gunakanlah swasta biar APBN sepenuhnya untuk transportasi massal,” imbuhnya.

Diapun menyebutkan, jalan tol ini akan dilengkapi sarana transportasi massal yaitu TransJakarta, dan juga halte busway yang akan terintegrasi dengan moda transportasi yang lain. Hal ini bertujuan agar merangsang para masyarakat untuk menggunakan transportasi massal.

“Jadi turun bus dari jalan tol langsung akan ketemu transportasi massal lainnya, jadi akhirnya orang dirangsang untuk turun naik transportasi massal. Pindah-pindahnya gampang dan itu bisa melalui jalan tol itu,” paparnya.

Dia melanjutkan, saat ini perusahaannya sedang memproses pembentukan Badan Usaha Jalan Tol ke Kementerian Hukum dan HAM.

“Prosesnya biasa, mungkin Desember selesai,” tegas Frans.

Keenam ruas tol ini akan dibangun melayang atau elevated dan akan dibangun dalam 3 tahap. Tahap pertama mencakup ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang yang ditargetkan akan mulai dibangun pada pertengahan 2013 dan beroperasi di 2016.

Tahap kedua yakni Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu yang akan mulai dibangun di 2016 hingga 2018. Sedangkan untuk tahap ketiga yaitu Tanah Abang-Ulujami dan Pasar Minggu-Casablanca akan dibangun di 2018 hingga 2020.

Kontraktor tol ini adalah konsorsium Jakarta Tollroad Development (JTD) yang merupakan gabungan dari PT Jakarta Propertindo, Pembangunan Jaya Group, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Diperkirakan total investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek ini terbilang cukup mahal, yaitu Rp 41,5 triliun, sedangkan untuk biaya pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.

Sumber :

http://finance.detik.com/read/2012/11/14/153113/2091727/4/jokowi-galau-bangun-6-tol-dki-ini-tanggapan-kontraktor?

Analisis :

Menurut saya rencana Jokowi untuk membangun 6 tol di DKI perlu didukung. Pembangunan ini ditujukan semata-mata untuk kebaikan warga DKI juga. Masyarakat selalu dipusingkan dengan masalah kemacetan yang selalu terjadi di Jakarta. Jokowi telah memberikan solusi yang tepat dalam menghadapi masalah yang pelik tersebut. Pembangunan jalan tol ini memang memakan biaya yang tinggi dan juga waktu yang cukup lama. Namun, hal itu sebanding dengan manfaat yang diberikan dari hasil pembangunan infrastruktur tersebut. Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung hasil pembangunan tol baru di DKI ini. Kemacetan di Jakarta akan bisa dikurangi jika masyarakat lebih memilih menggunakan trasnsportasi massal dalam tol ini dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s