Ketika Narkoba Dan Seks Bebas Menjadi Trend di Kalangan Remaja

Narkoba

Masa remaja adalah masa dimana seorang anak mulai tumbuh dan berkembang menuju kedewasaan. Di usia ini seorang anak sedang mencari identitas diri dan sangat rentan terpengaruh terhadap suatu lingkungan.

Seorang remaja biasanya sangat sensitif terhadap suatu hal, suka mencoba sesuatu yang baru dan juga suka bereksperimen. Tidak akan jadi masalah jika yang mereka lakukan adalah hal positif.  Lain halnya jika mereka melakukan hal yang buruk atau negatif seperti merokok, minum alkohol, memakai narkoba bahkan sampai melakukan seks bebas.

Penyalahgunaan narkoba memang bukan hanya terjadi pada remaja, orang dewasa pun juga banyak yang mengalami ketergantungan dengan obat-obatan terlarang (haram) itu. Memang, seorang remaja cenderung lebih mudah tergoda untuk menyalahgunakan narkoba.

Seperti apa masa depan negeri ini bila pada kenyataannya remaja-remaja di Indonesia mengkonsumsi obat haram “Narkoba” ini ? Sudah bisa dipastikan negeri ini akan kelam karena generasi mudanya hancur akibat obat haram ini.

Saat ini menggunakan narkoba itu sudah seperti menghisap permen. Tidak peduli di rumah, di kafe, di restaurant, bahkan di sekolah pun mereka bisa memakainya dengan bebas. Tidak peduli akan digrebek  atau ditangkap . Mereka yang sudah kecanduan hanya memikirkan mendapat sebuah “kenikmatan” dari penggunaan obat  haram itu.

Lantas, dimana peran pemerintah untuk memberantas atau paling tidak mengurangi penggunaan narkoba?

20130509-111122

Ya, tentu saja pemerintah tidak tinggal diam melihat hal tersebut. Banyak yang sudah dilakukan pemerintah, seperti melakukan sosialisasi tentang narkoba, menangkap para pengedar dan pemakai, merazia tempat hiburan malam, sampai melakukan penyelidikan terhadap pabrik narkoba. Namun, sampai saat ini hasil yang didapat belum memuaskan. Penggunaan narkoba masih menjadi trend di kalangan remaja.

Bagaimana dengan peran orang tua?

Kebanyakan dari remaja yang menggunakan narkoba dikarenakan kurangnya perhatian orang tua terhadap anak. Mereka menjadi nakal dan melakukan hal-hal menyimpang salah satunya dengan menggunakan narkoba. Kebanyakan dari orang tua merasa takut untuk mengungkapkan bahwa anak mereka adalah pecandu narkoba. Mereka berusaha untuk mencari jalan keluar sendiri dengan merehabilitasi anak mereka dari kecanduan narkoba. Jika hal tersebut berhasil, tidak akan menjadi masalah. Bagaimana jika tidak?

Itulah salah satu penyebab penanganan kasus narkoba mengalami hambatan.

Remaja pemakai narkoba pada umumnya mengarah ke perilaku seks bebas.

22032012125524a

Memang para pelaku seks bebas bukan hanya pemakai narkoba saja, yang bukan pemakai juga banyak.

Hasil survey yang dipublikasikan oleh Komisi Perlindungan Anak (KOMNAS-PA) di tahun 2012 lalu sungguh membuat mata kita semakin terbuka. Suatu indikasi yang menunjukkan bahwa pergaulan remaja dewasa ini sudah berada pada tingkat ‘darurat’. Bagaimana tidak, berdasarkan hasil survey terungkap bahwa 62,7 % remaja SMP/SMA mengaku sudah pernah melakukan hubungan seks pranikah, alias sudah tidak perawan.

Sungguh ironi melihat hasil survei tersebut. Mereka yang melakukan seks bebas, apakah tidak mengetahui bahaya yang ditimbulkan akibat melakukan perbuatan tersebut.

Setelah mengetahui sang anak menjadi pecandu narkoba dan pelaku seks bebas, para orang tua baru menyesal karena merasa kurang mendidik anaknya dengan baik. Memang penyesalan datangnya selalu terlambat. Untuk itu marilah bersama-sama kita memberantas narkoba dan mencegah anak/ remaja melakukan seks bebas.

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan, seperti memberikan kesibukan anak dengan hal-hal positif (misal memberikan les tambahan sepulang sekolah), menumbuhkembangkan nilai-nilai agama kepada si anak, berkomunikasi secara intensif, dan jangan lupa melakukan sosialisasi bahwa jangan pernah menyentuh “Narkoba” dan melakukan”seks pra nikah”.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s