Si Miskin dan Si Pura-Pura Miskin

miskin

Setiap negara tidak pernah terlepas dari suatu permasalahan, baik itu masalah sosial, ekonomi, politik, atau yang lainnya. Tidak terkecuali negara kita, Indonesia. Salah satu masalah di tanah air yang sampai saat ini masih terdapat banyak kendala untuk mengatasinya adalah KEMISKINAN.

Apa penyebab terjadinya kemiskinan di Indonesia ?

Pertambahan jumlah angka kemiskinan tentu akan menambah beban pemerintah. Sudah banyak program yang dibuat pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, namun hasilnya tidak terlalu memuaskan.

Kemiskinan terjadi karena tidak adanya pemerataan pendapatan dan juga kesempatan kerja yang luas. Selain itu, pendidikan yang rendah juga menjadi pemicu terjadinya kemiskinan.

Berapa banyak jumlah rakyat miskin saat ini ?

Berdasarkan data pemerintah, seperti dilansir Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah orang miskin di Indonesia hingga Maret 2013 mencapai 28,07 juta. Namun, apakah angka tersebut benar-benar nyata?

images66

Saat ini hal tersebut menjadi tanda tanya besar. Hal itu dikarenakan belum lama ini terdengar fakta mengejutkan bahwa ternyata banyak sekali rakyat yang pura-pura miskin. Lihat saja di sekeliling kita, banyak sekali orang-orang yang mengaku miskin, padahal mereka tergolong mampu. Coba sempatkan waktu kita sebentar saja untuk memperhatikan aktivitas di lampu merah kota-kota besar di Indonesia, banyak sekali pengemis yang berkeliaran disana. Dengan modal memasang wajah belas kasihan, mereka pandai sekali menipu para pemakai jalan untuk memberikan uang. Pundi-pundi uang yang mereka kumpulkan dalam waktu sehari, bisa 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan para pekerja kantoran. Sungguh angka yang fantastis bukan?

Lalu bagaimana tanggapan pemerintah mengenai hal ini?

dilarang20130111124202266

Tentu saja pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah sudah mengeluarkan larangan dan sanksi bagi siapa saja yang memberikan uang kepada pengemis. Sosialisasi pun juga sudah dilakukan pemerintah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah bertindak dengan mengeluarkan fatwa haram atas segala aktivitas yang menganggu ketertiban seperti mengemis, berdagang asongan, mengelap mobil, atau memberi uang di jalan raya.

Apapun alasannya, memberi uang kepada pengemis itu tidak dibenarkan. Niat kita memang baik untuk bersedekah. Namun, akan sangat salah  jika kita memberikannya kepada si pengemis yang pura-pura miskin. Kebaikan hati kita telah disalahgunakan oleh mereka. Tindakan masyarakat yang memberi uang kepada pengemis itu telah membuat mereka semakin malas berusaha untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Mereka pasti berpikir, untuk apa mencari uang susah payah kalau menjadi pengemis saja sudah enak.

Mulai dari sekarang kita harus mewaspadai masyarakat yang berpura-pura miskin. Jangan mudah tertipu oleh aksi mereka. Dan juga jangan ragu untuk mendukung peraturan pemerintah untuk tidak memberikan uang kepada pengemis. Dengan begitu, kita telah membantu program pemerintah dalam memberantas angka kemiskinan juga mengurangi jumlah orang yang berpura-pura miskin.

“JADI, BERSEDEKAHLAH KEPADA RAKYAT MISKIN, BUKAN KEPADA SI PURA-PURA MISKIN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s